Menjaga pola makan dan mengontrol asupan garam adalah salah satu cara untuk mencegah datangnya tekanan darah tinggi.

Namun untuk mencegah darah tinggi tidak hanya bisa dilakukan oleh satu cara saja, karena kita harus menerapkan pola makan dan pola hidup yang sehat agar dapat mencegah penyakit tersebut.

Pemicu Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang dapat muncul secara tiba-tiba. Terkadang untuk tau seseorang terkena hipertensi atau tidak sedikit agak sulit, apalagi kalau tidak mengukur tekanan darahnya.

Cara untuk mengtahui seseorang memiliki hipertensi yaitu harus memperhatikan hasil pengukuran dari tekanan darah.

Tekanan darah yang normal yaitu dibawah 120/80. Angka 120 atau angka pertama menunjukan tekanan darah sistolik, sedangkan angka 90 atau angka kedua menunujukan tekanan darah diastolic.

Dibawah ini merupakan hasil yang bisa di kategorikan:

  • Normal

Tekanan yang dihasilnya yaitu kurang dari 120/80 bisa di katakana normal. Untuk mempertahankan hasil ini, kamu harus tetap makan makanan gizi seimbang yang dibarengi oleh berolahraga.

  • Prahipertensi

Merupakana tekanan yang dihasilkan berkisar antara 120-109/80. Ketika kondisi ini terjadi maka harus cepat diatasi kareng bisa berisiko menjadi hipertensi.

  • Hipertensi derajat 1

Tekanan yang dihasilkan angka histoliknya lebih dari 130  atau ang diastoliknya diatas 80. Namun untuk memastikannya lagi, dokter akan memeriksa hingga dua kali.

  • Hipertensi derajat 2

Kamu akan di diagnose hipertensi derajat 2 apabila tekanan daranya konstan berada di atas 140/90. Selain kamu harus menerapkan pola hidup yang sehat, dokter pun pasti akan memberi obat utnuk menurunkan tekanan darah tinggi.

  • Krisis hipertensi

Ketika tekanan darah kamu sudah lebih dari 180/120, kamu harus menunggunya selama beberapa menit lalu disarankan untuk memeriksanya lagi. Jika hasilnya masih sama, kamu sudah berada di kategori krisis hipertensi.

Lalu apa saja sih makanan yang bisa memicu hipertensi?

Terkadang saat kita makan, kita tidak tahu apa saja kandungan yang ada di dalam makanannya tersebut.

Bila kamu ingin kamu mengendalikan tekanan darah tinggi, artinya kamu harus bisa mengurmai makanan yang mengandung sodium atau natrium.

Makanan yang mengandung tinggi sodium dan natrium biasanya berada pada makanan kemasan dala kaleng dan makanan siap saji.

Lebih baik kamu mengonsumsi makanan yang mengandung potasioum dan serat karena berguna untuk mengendalikan tekanan darah.

Berikut ini merupakan makanan yang harus di hindari apabila kamu memiliki riwayat tekanan darah tinggi

1.Kopi

Kafein yang terdapat pada kopi tidak cocok untuk pengindap darah tinggi.

2.Makanan olahan

Makanan olahan biasanya diawetkan menggunakan garam. Selain itu makanan yang mengandung natrium tinggi berbahaya juga bagi penderia diabetes.

3.Saus kalengan

Kebanyakan dari saus kalengan yang sering kita konsumsi itu mengandung kadar natrium yang tinggi malah bisa mencapai 450 mg per botolnya

4.Kulit ayam dan makanan berlemak

Kulit ayam dan beberapa makanan berlemak lainnya banyak mengandung asam lemak jenuh. Lemak jenis inilah yang dapat meningkatkan kolesterol jahat hingga bosa memperburuk tekanan darah tinggi.

Jadi sebaikanya ketika kamu sudah memiliki gejala hipertensi harus cepat-cepat ubah pola makan agar tekanan darah menjadi lebih stabil.

Hindari makanan yang bisa memicu hipertensi. Selain itu selalu lakukanlah pengukuran tekanan darah secara teratur.

Jika dirasa hasil pemerikasaan tekanan  darahnya diluar batas nomal, sebaiknya kamu periksakan diri ke dokter agar langsung mendapat penanganan khusus.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *